Rabu, 03 Mei 2017

Pendidikan dan Ibu Rumah tangga

Selamat pagi dunia.....
Lama banget gx nge blog, hihihi.... Dulu pas bikin blog, emang iseng aja sih, mengalihkan fikiran dari skripsi yang menggila 😂😂😂. It was 4 years ago 😅😅

Kini, aku sudah berkeluarga, baru 8 bulan, yes i am new wife 👩. Sekarang sedang hamil malah. 🤗🤗🤗 Alhamdulillah banget......😇😇😇

Kadang mikir sih, ngapain dulu sekolah tinggi-tinggi kalo ujung-ujungnya jadi Ibu Rumah Tangga. Tapi ternyata, yang salah ada di fikiranku, yang (mungkin) dulu terobsesi sekali menjadi wanita karir. Ternyata, sekolah tinggi itu bukan untuk gelar semata, tapi untuk membentuk pola fikir kita. Yes, i agree....
Punya anak juga lebih pede ya gais, karena (minimal) kita punya standar pengetahuan yang lebih baik untuk mendidik mereka.
Dan...... Seperti kita ketahui, pola fikir kita akan menentukan penyelesaian dari setiap permasalahan yang kita hadapi. Tau dong, gimana masalah dalam keluarga, ada aja. Menyikapi nya juga jadi lebih enak kalo punya pengetahuan yang cukup. 😀😀
Ternyata, enakan jadi Ibu Rumah Tangga lho daripada jadi wanita karir 😄😄 tapi banyak juga yang merangkap keduanya, i think, she's amazing women.....
Kenapa saat ini saya memilih sebagai Ibu Rumah Tangga saja? Saya bosan bekerja hanya dibayar rupiah. Ya, sesimpel itu.
Berdasarkan pengetahuan, pengalaman, rangkaian kejadian, juga melihat kehidupan di sekitar, dapat saya simpulkan bahwa "karir terbaik seorang wanita ada dalam keluarga". Sepertinya, pekerjaan mengurus suami, anak-anak, rumah dan segala serba-serbinya adalah hal yang menantang, bayarannya? Hanya rasa bahagia. Dan itu tidak bisa di konversi kan ke rupiah tentunya 😎😎😎

I think it's enough.
See you next post 😘😘😘😘

Tidak ada komentar:

Posting Komentar